3 Tahapan Untuk Menjadi Penerima Bansos PKH di Kemsos.Go.Id Tahun 2022

Source : CNN

Pemerintah Indonesia telah melakukan banyak upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Berbagai program dirancang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Salah satunya adalah program bantuan sosial. Bagaimana cara daftar + cek penerima Bantuan Sosial PKH di EPKH.Kemsos.Go.id?

Sebelum mengetahui cara mendaftar dan menjadi penerima bansos, pahami dulu apa sebenarnya program bansos ini dan kepada siapa diberikan. Dengan begitu, Anda bisa mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan untuk mengikuti program ini.

1. Cara Daftar Penerima Bansos PKH di EPKH.Kemsos.Go.Id

Sasaran utama PKH terutama ibu hamil dan anak-anak dari keluarga miskin, dengan tujuan membantu penerima sasaran tersebut untuk menggunakan berbagai fasilitas pelayanan pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dengan tempat tinggalnya.

Besaran PKH pada tahun 2021 akan bervariasi sesuai dengan kebutuhan penerima program. di bawah ini adalah daftar nominal bansos yang akan diberikan kepada penerima bansos yang merupakan keluarga miskin.

Penerima Bantuan SosialNominal yang Akan Diterima
Ibu Hamil dan Masa NifasRp 3.000.000 per tahun (Rp 750.000 per 3 bulan)
Anak Usia Dini antara 0 hingga 6 tahunRp 3.000.000 per tahun (Rp 750.000 per 3 bulan)
Pendidikan untuk anak SD atau sederajatRp 900.000 per tahun (Rp 225.000 per 3 bulan)
Pendidikan untuk anak SMP atau sederajatRp 1.500.000 per tahun (Rp 375.000 per 3 bulan)
Pendidikan untuk anak SMA atau sederajatRp 2.000.000 per tahun (Rp 498.000 per 3 bulan)
Orang dengan disabilitas tingkat beratRp 2.400.000 per tahun (Rp 600.000 per 3 bulan)
Lanjut usia 60 tahun keatasRp 2.400.000 per tahun (Rp 600.000 per 3 bulan)

Yang perlu dipahami adalah maksimal empat kategori per keluarga yang boleh menerima bantuan sosial. Jika dalam satu keluarga miskin terdapat lebih dari empat kategori di atas, maka sisanya tidak dapat diajukan untuk menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial.

Lalu bagaimana cara mendaftarkan anggota keluarga agar bisa mendapatkan bansos PKH dari Kementerian Sosial RI? Pertama-tama, ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi oleh keluarga miskin yang akan mendaftar ke Kementerian Sosial, yaitu:

  • Keluarga yang akan mendaftar harus merupakan warga rentan miskin atau warga miskin.
  • Penerima bantuan sosial PKH harus merupakan anggota dari KPM PKH yang sudah di graduasi.
  • Calon penerima bantuan sosial KPH wajib mempunyai usaha dengan jenis usaha kuliner, kelontong, penjahit, pedagang, peternak, atau pertanian.

Pendaftaran Secara Offline

Cara mendaftar menjadi penerima bansos PKH adalah dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

  • Karena proses pendaftaran tidak dilakukan secara online, calon peserta harus datang langsung ke kelurahan atau perangkat desa. Dengan begitu, aparat desa bisa langsung mengumpulkan data dan melakukan verifikasi ulang. Serahkan KTP dan Kartu Keluarga Anda.
  • Penerima program bansos lainnya tidak dapat mengikuti program bansos PKH. Artinya, calon peserta yang telah mendapatkan bantuan lain seperti BLT UMKM, sembako, BLT Subsidi Gaji, atau Kartu Prakerja tidak akan lolos sebagai peserta bansos PKH.
  • Apabila aparat desa mengetahui bahwa calon peserta adalah pegawai negeri sipil seperti anggota Polri, TNI, atau PNS, maka permohonan penerimaan bantuan sosial PKH otomatis batal karena calon peserta tidak memenuhi persyaratan.
  • Aparat desa akan memvalidasi data yang disampaikan dan memastikan semua data lengkap dan valid. Setelah validasi dilakukan, penerima akan mendapatkan KKS atau Kartu Keluarga Sejahtera.
  • KKKS akan menjadi alat transaksi cetak yang akan digunakan sesuai dengan instruksi Kementerian Sosial. Bantuan sosial PKH dapat disalurkan kepada penerima melalui anggota Himbara atau Persatuan Bank-Bank Milik Negara, seperti BTN, Bank Mandiri, BRI, dan BNI.
Pendaftaran Secara Offline
  • Jalankan Google Play Store di perangkat Android Anda kemudian cari Aplikasi Cek Bansos terbitan Kementerian Sosial Republik Indonesia. Ketuk tombol Instal atau Instal untuk mengunduh dan menginstal aplikasi.
  • Jalankan aplikasinya kemudian daftar menggunakan nomor yang ada di Kartu Keluarga dan KTP. Jika proses registrasi berhasil, Anda dapat mengakses menu layanan di Aplikasi Cek Bansos.
  • Kemudian pilih menu Daftar Usulan agar bisa mendaftar di DTKS Kemensos untuk mendapatkan bansos dari Kemensos. Kemudian ketuk opsi Tambah Proposal.
  • Sistem juga akan mencocokkan nama, KK, NIK, serta kesesuaian data dengan data yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Kemudian pilih jenis bantuan sosial yang ingin Anda ajukan. Dalam hal ini, pilih bantuan sosial PKH.

2. Cara Melakukan Pengecekan Penerima Bantuan Sosial PKH

Setelah mendaftarkan diri Anda atau anggota keluarga sebagai penerima bansos, Anda akan ingin mengetahui apakah orang yang terdaftar telah ditetapkan sebagai penerima atau PM oleh Kementerian Sosial atau belum. Ada beberapa langkah untuk memeriksa.
Pengecekan penerima bantuan sosial PKH dari Kementerian Sosial dapat dilakukan secara online. Tidak diperlukan aplikasi tambahan karena proses pengecekan ini dapat dilakukan dengan mengunjungi website Kementerian Sosial. Berikut cara memeriksa penerima manfaat.
  • Jalankan aplikasi browser web di komputer atau perangkat seluler. Kemudian ketik alamat website untuk mengecek penerima bantuan sosial PKH yaitu kemensos.go.id. Tekan enter dan tunggu halaman utama dimuat.
  • Setelah halaman utama website cek bansos muncul, pilih daerah penerima dengan memilih Provinsi, Kota atau Kabupaten, Kecamatan, dan Desa sesuai alamat penerima.
  • Selanjutnya, ketik nama lengkap penerima manfaat seperti yang tertera di KTP. Tulisan besar atau kecil tidak berpengaruh, yang penting tidak ada kesalahan penulisan nama. Kesalahan penulisan nama akan mengakibatkan data tidak muncul.
  • Masukkan kode huruf yang muncul pada kolom yang tersedia. Pisahkan empat kode pertama dari empat kedua menggunakan spasi. Klik tombol reload captcha jika Anda tidak yakin dengan kode yang ditampilkan.
  • Setelah memasukkan semua data sesuai KTP dan mengisi kolom kode huruf dengan kode yang benar, klik tombol Cari Data di kanan bawah layar. Tunggu beberapa detik hingga informasi penerima muncul di layar.
Jika nama yang Anda masukkan bukan penerima bansos PKH dari Kemensos maka akan muncul pernyataan Tidak Ada Peserta/PM. Data tersebut akan muncul jika data yang Anda masukkan masuk dalam daftar penerima bansos PKH.

Itulah rangkaian cara daftar + cek PKH penerima Bansos di EPKH.Kemsos.Go.id yang perlu anda ikuti untuk mendaftarkan diri anda atau anggota keluarga sebagai penerima bansos PKH Kemensos. Jadi bagaimana Anda menggunakan bantuan ini?

3. Kewajiban Penerima Manfaat Bantuan Sosial PKH

Ada berbagai kategori penerima bantuan sosial PKH, seperti ibu hamil dan menyusui, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas. Setiap kategori penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan yang diperoleh untuk keperluan pendidikan dan kesehatan.

Penerima bantuan sosial PKH dari Kementerian Sosial harus memahami apa yang perlu dilakukan dengan dana yang diperoleh. Berikut ini beberapa manfaat yang diberikan bansos PKH untuk masing-masing kategori penerima manfaat.

Kategori Penerima Manfaat

Kewajiban Penerima Manfaat

Ibu Hamil

Melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas pelayanan kesehatan, paling tidak 4 kali selama masa kehamilan.

Melahirkan bayi dengan layak di salah satu fasilitas layanan kesehatan.

Memeriksakan kesehatan ibu selama 4 kali dalam kurun waktu 42 hari setelah ibu melahirkan.

Bayi usia 0 hingga 11 bulan

Pemeriksaan kesehatan sebanyak 3 kali dalam waktu satu bulan pertama.

Memperoleh asi eksklusif selama 6 bulan pertama setelah kelahiran.

Memperoleh imunisasi secara menyeluruh.

Melakukan pengukuran tinggi badan serta penimbangan berat badan setiap bulannya.

Memperoleh suplemen vitamin A satu kali di usia antara 6 hingga 11 bulan.

Memperoleh pemantauan perkembangan setidaknya dua kali dalam waktu satu tahun.

Anak usia 1 hingga 5 tahun

Memperoleh imunisasi tambahan.

Menimbangkan berat badan setiap bulannya.

Melakukan pengukuran tinggi badan setidaknya dua kali dalam waktu satu tahun.

Melakukan pemantauan perkembangan setidaknya dua kali dalam waktu satu tahun.

Memperoleh vitamin A dua kali dalam satu tahun.

Anak usia 5 hingga 6 tahun

Menimbang berat badan setidaknya dua kali satu tahun.

Mengukur tinggi badan setidaknya dua kali satu tahun.

Memantau perkembangan setidaknya dua kali setiap tahun.

Anak SD, SMP, dan SMA

Usia 6 hingga 21 tahun wajib menyelesaikan pendidikan dasar yang meliputi SD, SMP, serta SMA.

Anak wajib terdaftar di sekolah maupun pendidikan kesetaraan dan wajib hadir di kelas minimal 85% setiap bulannya.

Lanjut usia 60 tahun keatas

Memastikan proses pemeriksaan kesehatan.

Menggunakan layanan kesehatan Puskesmas Santun Lanjut Usia.

Mendapatkan layanan home care atau pengurus yang merawat serta memandikan penerima manfaat PKH yang lanjut usia.

Memperoleh layanan daycare atau mengikuti kegiatan sosial seperti senam sehat dan lari pagi setidaknya satu tahun sekali.

Penyandang disabilitas tingkat berat

Pihak keluarga wajib mengurus, merawat, melayani, serta memastikan kesehatan penyandang disabilitas tingkat berat minimal satu tahun sekali.

Memperoleh layanan home visit dari tenaga kesehatan yang berkunjung ke rumah keluarga miskin dengan anggota keluarga penyandang disabilitas tingkat berat.

Memperoleh layanan home care atau adanya pengurus yang merawat dan memandikan penyandang disabilitas tingkat berat.


Setiap kategori penerima bantuan harus memahami kewajiban yang harus dilaksanakan setelah mendapatkan dana bansos dari Kementerian Sosial. Dengan demikian, dana yang dialokasikan untuk keluarga miskin dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Post a Comment

Previous Post Next Post

Contact Form